Diucapkan sambil duduk, tangan masih megang pulpen, buku catatan tergeletak di meja.
Ya, momen tadi memang tak seromantis yang diharapkan.
Tapi dia tertawa dan menghampiri saya dengan cengiran khasnya. Dan saya balas dengan senyuman lebar bahagia yang bodoh. Setidaknya hari ini ketemu dan mengucapkan langsung :)